Pernahkah Anda menemukan baju favorit Anda menjadi melar, luntur, atau sobek setelah dicuci? Hal ini tentu menjengkelkan, apalagi jika pakaian tersebut masih baru atau memiliki nilai sentimental. Kerusakan pakaian saat mencuci adalah masalah umum yang sering terjadi karena kesalahan dalam proses pencucian, seperti pemilihan detergen yang salah, suhu air yang tidak sesuai, atau Teknik mencuci yang kurang tepat.

Namun, kerusakan pakaian bisa dicegah bahkan diatasi jika Anda mengetahui langkah-langkah yang tepat. Berikut ini adalah beberapa Langkah cerdas yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mencegah kerusakan pakaian saat mencuci. 

1. Menggunakan Mode Cuci yang Sesuai

Mesin cuci modern biasanya memiliki berbagai mode, seperti delicate, heavy duty, quick wash, dan sebagainya jangan sembarangan memilih mode mesin cuci. Untuk pakaian halus, gunakan mode lembut (gentle/delicate wash) dengan putaran rendah. Jika pakaian sangat kotor, lebih baik rendam terlebih dahulu daripada menggunakan putaran tinggi yang bisa merusak tekstur kain. 

2. Kenali Jenis Kain sebelum Mencucinya

Setiap jenis kain memiliki karakteristik berbeda yang memerlukan penangan khusus. Misalnya, katun relatif kuat dan bisa dicuci dengan mesin cuci, sedangkan wol atau sutra lebih sensitif dan sebaiknya dicuci tangan atau menggunakan mode khusus pada mesin cuci (delicate).

Sebelum mencuci, baca label perawatan pakaian. Label tersebut biasanya berisi petunjuk suhu air, cara mengeringkannya, serta jenis detergen yang sesuai. Mengabaikan label ini sering menjadi penyebab utama kerusakan pada pakaian. 

3. Pisahkan Pakaian sesuai dengan Warna dan Bahan

Langkah selanjutnya merupakan tahapan yang tak kalah penting untuk mencegah warna luntur dan perpindahan serat antar kain. Pisahkan pakaian berwarna terang, gelap, dan putih, serta pisahkan pakaian berbahan kasar seperti jeans dari bahan halus seperti chiffon atau satin. 

Jika memungkinkan, gunakan kantong laundry (mesh bag) untuk pakaian yang halus agar tidak tersangkut atau rusak akibat gesekan di dalam mesin cuci. Selain itu, kantong laundry juga berfungsi untuk pakaian dalam atau baju kecil lainnya. 

4. Menggunakan Detergen yang Tepat dan Jangan Berlebihan

Penggunaan detergen yang salah atau berlebihan bisa membuat serat kain cepat rusak, kaku, atau memudarkan warna. Pilih detergen yang sesuai jenis pakaian, misalnya detergen khusus untuk pakaian bayi, pakaian hitam, atau pakaian sensitif.

Selain itu, perhatikan takaran. Detergen yang terlalu banyak tidak membuat pakaian lebih bersih, justru dapat meninggalkan residu yang merusak serat kain dalam jangka panjang.

5. Segera Tangani Kerusakan Setelah Ditemukan

Jika pakaian sudah terlanjur rusak misalnya robek kecil, luntur, atau melar, jangan panik. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Robek kecil, segera jahit sebelum makin melebar
  • Luntur, cuci ulang dengan air hangat lalu keringkan dengan cara digantung untuk membantu mengembalikan bentuk
  • Melar, cuci ulang dengan air hangat lalu keringkan dengan cara digantung untuk membantu mengembalikan bentuk.

Untuk kerusakan berat, pertimbangkan untuk membawanya ke jasa laundry profesional atau penjahit. 

Merawat pakaian dengan baik dimulai dari proses mencuci yang benar. Dengan memahami jenis kain, memilih detergen yang tepat, serta menggunakan teknik pencucian yang sesuai, Anda bisa menghindari kerusakan dan memperpanjang umur pakaian. Jadikan lima Langkah ini sebagai kebiasaan, dan baju favorit Anda pun akan tetap awet dan nyaman dipakai setiap hari. Cari tahu informasi menarik lainnya tentang laundry di sini.

 

Baca juga: Kunci Keberhasilan: 7 Tips Memahami Performa Mesin Cuci pada Bisnis Laundry

Baca juga: Rahasia Pakaian Wangi Tahan Lama: Tips Mencuci dan Mengeringkan yang Tepat

Cek Youtube kami di: Youtube Saku Laundry