Bisnis laundry terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil seiring perubahan gaya hidup Masyarakat perkotaan. Kesibukan kerja, meningkatnya jumlah keluarga kecil, serta kebutuhan akan pelayanan praktis memuat jasa laundry semakin dibutuhkan. Memasuki tahun 2026, bisnis laundry diprediksi tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang melalui inovasi layanan, teknologi, dan pendekatan yang lebih berorientasi pada kenyamanan pelanggan.
Laundry Kiloan
Salah satu tren yang masih kuat di 2026 adalah laundry kiloan. Model bisnis ini tetap diminati karena menawarkan harga yang terjangkau dan cocok untuk kebutuhan sehari-hari, terutama bagi mahasiswa, pekerja, dan keluarga kecil. Namun, laundry kiloan di masa depan tidak lagi hanya mengandalkan harga murah. Pelaku usaha mulai meningkatkan kualitas layanan, seperti waktu pengerjaan yang lebih cepat, hasil cucian yang lebih rapi, serta pengguna detergen yang lebih ramah lingkungan. Diferensiasi layanan menjadi kunci agar tetap kompetitif di tengah banyaknya pemain di pasar.
Laundry Premium
Selain laundry kiloan, layanan laundry premium juga diperkirakan semakin berkembang. Segmen ini menyasar konsumen yang mengutamakan kualitas, seperti perawatan pakaian khusus, jas, gaun, atau pakaian berbahan sensitif. Di tahun 2026, pelanggan semakin sadar akan pentingnya perawatan pakaian agar lebih awet. Oleh karena itu, laundry premium dengan proses pencucian khusus, pengeringan terkontrol, dan finishing professional memiliki peluang besar untuk tumbuh, meskipun dengan harga yang lebih tinggi.
Laundry Berbasis Aplikasi
Tren lain yang menonjol adalah meningkatnya layanan laundry berbasis aplikasi. Digitalisasi menjadi faktor utama yang mengubah cara pelanggan berinteraksi dengan bisnis laundry. Adapun aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk menjalankan bisnis adalah Saku Laundry. Melalui aplikasi atau platform online, pelanggan dapat memesan layanan, menjadwalkan penjemputan dan pengantaran, memantau status cucian, hingga melakukan pembayaran secara digital. Kemudahan ini sangat sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern yang mengutamakan efisiensi waktu. Bagi pelaku usaha, penggunaan aplikasi juga membantu dalam pengelolaan pesanan, data pelanggan, dan laporan keuangan secara lebih rapi.
Layanan Antar-Jemput Laundry
Di tahun 2026, layanan antar-jemput bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan menjadi standar baru. Pelanggan menginginkan pelayanan yang benar-benar praktis tanpa harus datang ke lokasi laundry. Bahkan, beberapa bisnis mulai mengembangkan konsep same-day service atau express laundry untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Kecepatan dan ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan.
Tema Go Green (Ramah Lingkungan)
Aspek ramah lingkungan juga menjadi tren yang semakin diperhatikan. Konsumen mulai memilih bisnis yang peduli terhadap lingkungan, termasuk dalam penggunaan air, listrik, dan bahan pencuci. Laundry yang menerapkan konsep eco-laundry, seperti penggunaan mesin hemat energi dan deterjen biodegradable, diperkirakan akan lebih diminati di 2026. Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, konsep ini juga dapat menjadi nilai jual yang kuat.
Secara keseluruhan, tren bisnis laundry di 2026 menunjukkan arah yang semakin modern dan kompetitif. Perpaduan antara layanan konvensional seperti laundry kiloan dengan inovasi digital berbasis aplikasi menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha. Kunci keberhasilan terletak pada kemampuan beradaptasi terhadap teknologi, memahami kebutuhan pelanggan, serta menjaga kualitas layanan. Dengan strategi yang tepat, bisnis laundry akan tetap menjadi peluang usaha yang menjanjikan di masa depan.
Baca juga: 7 Fasilitas Penunjang yang Wajib Dimiliki untuk Meningkatkan Layanan Bisnis Laundry
Baca juga: Peluang Usaha Laundry Kiloan Bagi Pemula: Analisis Modal Kecil dan Potensi Keuntungan
Cek Youtube kami di: Youtube Saku Laundry

Recent Comments