Dalam menjalankan bisnis laundry, peran manajer karyawan yang kompeten dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang profesional sangat penting. Dua hal ini adalah fondasi agar usaha laundry dapat berjalan efisien, konsisten, dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Berikut adalah 5 tips untuk memastikan Anda memiliki manajer karyawan yang tepat dan SOP laundry yang professional.

  • Rekrut Manajer dengan Pengalaman dan Kepemimpinan yang Baik

Manajer karyawan bukan hanya bertanggung jawab atas pengawasan kerja, tapi juga menjadi penghubung antara pemilik usaha dan tim operasional. Pilih manajer yang memiliki:

  • Pengalaman di bidang laundry atau manajemen operasional.
  • Kemampuan komunikasi yang kuat.
  • Kepemimpinan yang tegas namun adil.
  • Kemampuan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Mewawancarai calon manajer dengan studi kasus nyata, misalnya bagaimana mereka menangani pelanggan yang komplain atau karyawan yang tidak disiplin.

  • Latih Manajer untuk Memahami SOP secara Menyeluruh

SOP (Standard Operating Procedure) adalah panduan baku dalam menjalankan kegiatan operasional laundry: mulai dari penerimaan cucian, pencucian, pengeringan, penyetrikaan, hingga pengemasan dan pengiriman. Pastikan manajer memahami:

  • Tahapan kerja setiap bagian.
  • Alur komunikasi antar staf.
  • Prosedur penanganan keluhan pelanggan.
  • Protokol kebersihan dan keamanan kerja.

Manajer yang paham SOP akan mampu melatih tim secara efektif dan memastikan tidak ada proses yang dilewatkan atau dilakukan sembarangan.

  • Susun SOP Laundry yang Jelas, Tertulis, dan Mudah Diikuti

SOP harus dibuat secara profesional, bukan hanya berdasarkan kebiasaan. Beberapa komponen yang wajib ada dalam SOP laundry profesional meliputi:

  • Penerimaan cucian: Pemeriksaan jumlah dan kondisi pakaian.
  • Labelisasi dan pencatatan: Untuk menghindari kehilangan atau tertukar.
  • Proses pencucian: Jenis deterjen, suhu air, dan durasi sesuai bahan kain.
  • Pengeringan dan penyetrikaan: Atur suhu dan alat sesuai jenis pakaian.
  • Pengepakan dan penyerahan: Gunakan kemasan rapi dan bersih.

Tulis SOP dalam bahasa yang mudah dimengerti, lengkap dengan diagram alur bila perlu, dan tempelkan di area kerja sebagai panduan visual.

  • Evaluasi dan Update SOP secara Berkala

Lingkungan bisnis selalu berubah, begitu juga dengan teknologi dan kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, penting untuk:

  • Meninjau SOP setiap 3–6 bulan sekali.
  • Mengumpulkan masukan dari manajer dan staf.
  • Menyesuaikan SOP dengan feedback pelanggan.
  • Meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja.

Manajer karyawan juga harus terlibat dalam proses revisi SOP agar mereka merasa memiliki dan mampu mengimplementasikannya secara konsisten.

  • Bangun Budaya Kerja Profesional di Bawah Arahan Manajer

Manajer tidak hanya menjalankan SOP, tapi juga menciptakan budaya kerja profesional di lingkungan laundry. Caranya bisa melalui:

  • Briefing harian atau mingguan.
  • Pelatihan berkala untuk karyawan.
  • Sistem reward untuk kinerja terbaik.
  • Teguran yang konstruktif untuk kesalahan.

Manajer yang mampu menjadi teladan dan pembina akan membuat karyawan lebih disiplin, semangat, dan bertanggung jawab dalam bekerja.

Memiliki manajer karyawan yang kompeten dan SOP laundry yang profesional adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bisnis laundry Anda. Dengan manajemen yang tepat dan prosedur yang jelas, operasional akan berjalan lebih lancar, karyawan lebih produktif, dan pelanggan lebih puas. Yuk cari tahu informasi menarik lainnya di sini.

 

Baca juga: Seberapa Menjanjikan Laundry Sepatu? Ini Faktanya!

Baca juga: 7 Cara Menghadapi Kesulitan Menangani Komplain Pelanggan Laundry

Cek Youtube kami di: Youtube Saku Laundry